Selasa, 07 Februari 2012

Riview Novel BEFORE US - Robin Wijaya

Judul: Before Us
Penulis: Robin Wijaya
Jumlah Halamanan: 304 hlm
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga: Rp43.000
ISBN: 979-780-540-9


Kau adalah tamu tak diundang. Datang tanpa pemberitahuan, memaksa masuk ke ruang hati setelah bertahun-tahun tanpa kabar. Aku merindukanmu, tulismu di e-mail terakhir. Bahkan setelah tahu aku bersamanya pun, masih saja kau lancang mengulangi hal yang sama.
Kau tahu, aku tak bisa lolos dengan mudah dari jerat-jerat cerita kita yang tak pernah benar-benar selesai. Kau bilang tak perlu ada yang berubah—tapi kenapa aku merasa semakin jauh dengan dirinya, terseret arus yang membawaku ke pelukanmu?
Kau harus pergi, begitu inginku. Tapi suaraku terlalu gemetar dan terlalu takut untuk terdengar tegas di hadapanmu. Bagaimana aku bisa sampai ada di situasi ini, terperangkap perasaanku sendiri? Disudutkan dilema yang melibatkan kau dan dirinya? Sebelum aku berhasil menemukan jawabannya, aku kemudian tersadar....
Aku sudah tak setia.





Cover dan sinopsisnya keren gitu.. jadi penasaran,
Dan yippii.. selesai juga baca Before Us nya Kak Robin Wijaya :D

Gak perlu waktu lama nyelesainnya, selain karena masih dalam waktu liburan, asli ini novel buat aku penasaran untuk terus mengejar sampai digaris finis (lomba lari kali, hehe)
Sebenarnya gak suka untuk cerita yang ada "Affair" nya kayak gitu, tapi anehnya tulisan Kak Robin berhasil ngebuat aku penasaran dan ikut tersentuh dengan perasaan yang dialami oleh Agil, Ranti, Radith, dan Winne.
Buat aku pribadi, meskipun novel ini bergenre domestic drama/roman dewasa tapi bacaannya tetap ringan dan asyik dibaca, tulisannya gak ngebosenin atau panjang lebar mengulur-ulur gitu, tapi ngalir buat terus dibaca dan diselesaikan.
Dan kalau kata aku sih tulisan khas Kak Bin banget :) yang manis, indah, puitis, dan juga menyentuh.
Bagus, suka, apalagi menjelang akhir cerita, dan di bagian ending buat terenyuh dan ada pesan moral yang disampaikan :)

Salah satu dari banyak kalimat yang aku suka di novel ini "Dan aku tidak akan pernah menyelesaikannya. Atau mengetik satu huruf pun"  Suka dengan keputusan yang ini :))

1 komentar: